Rihlah Alexandria [part IV]
Keesokan paginya --melanjutkan cerita yang lalu ( di sini )-- kami mengagendakan menikmati matahari terbit di t…
Keesokan paginya --melanjutkan cerita yang lalu ( di sini )-- kami mengagendakan menikmati matahari terbit di t…
sebelumnya: Mengais Fenomena Negeri Seribu Wali IV Fenomena yang akan diangkat kali ini tentang 'jagal'…
"Setelah itu, dengan perkembangan metode pemisahan kromosom, peneliti lain kembali melakukan penelitian.…
Forum, majelis, halaqah, talaqqi, pengajian, atau entah dalam pembahasaan lain. Ya. Mesir, tepatnya di Kairo …
Marâqid Ahli l Bayt fî l Qâhirah (Makam-Makam Keluarga Nabi di Kairo) karya Syaikh Muhammad Zakî Ibrâhîm*. D…
(telah dimuat di Harian Radar Mojokerto, Minggu, 3 Maret 2013 ) Lelaki tidaklah menangis kecuali untuk Tuhan da…
“Aku sendiko dhawuh dengan ibuku, Di..”, kata Maknun pada sahabat karibnya, Adi, yang selama 3 tahun menemani…